Kidung Sang Pengagum
Bunga yang tumbuh di malam gelap
Kapan kau pahami aku yang berharapTiap mekar kelopak dari kuncup
Mengiringi langkahku penuh degup
Menyentuh setiap kekagumanku padamu
Namun tak mampu milikimu
Serupa belai tak menjamah
Rindu dendam berpadu jengah
Redup pandang kesejatian nurani
Bersambut luruh, sesak menikam hati
Telah berjuang namun begitu tinggi
Berkabut peluh menguras energi
Kau laksana pijar sang surya
Sedang aku pualam retak tak berdaya
Biarkan kujadikanmu puisi indah
Walau ku tau takdir kita berbeda arah
Seraut senyum tabah kupaksa merekah
Melepasmu hengkang, walau hati berdarah
Lalu munajat kugaungkan untukmu
Semoga bahagia selalu
Anggun tatap bola matamu
Lembut paras wajahmu
Pola fikir seluas samudra biru
Cukup jadi alasanku mengagumimu
Judul : Kidung Sang Pengagum
Ditulis : Goresan Arif & Atap Langit Senja
Indonesia, 17 April 2025


Komentar
Posting Komentar